Kamis, 14 Juni 2012

Bapak durhaka kepada anak

Pada saat Sy. Umar bin khottob menjadi khalifah salah seorang masyarakatnya datang kepada beliau, dengan tujuan mengadukan tentang kedurhakaan anaknya, kemudian beliau memanggil anaknya untuk hadir bersama. Setelah anak itu hadir, Sy. Umar tanpa basa-basi langsung memarahinya atas sifat durhaka dia terhadap orang tuanya, si anak tidak tinggal diam, dia berbalik tanya kepada Sy. Umar : wahai amirul mu'minin bukankah seorang anak juga memiliki hak atas ayahnya? Beliau menjawab : ia, memang demikian, si anak bertanya lagi : lalu apa saja wahai amirul mukminin ! Lalu beliau menyebutkannya : menjaga istrinya, memberi nama yang baik kepada anak, mengajarkan Al quran kepada anak, sontak si anak berkata kepada beliau : wahai amirul mu'minin sesuungguhnya ayahku sama sekali tidak melaksanakan hal itu, ibuku sekarang menjadi budak orang majusi, aku telah diberi nama yang buruk yaitu JU'AL (artinya pesek) dan ia tidak mengajariku Al quran walaupun satu huruf. Sy. Menoleh kepada si ayah seraya berkata kepadanya : kamu datang kepadaku mengadukan anakmu telah durhaka, sementara kamu tidak melihat dirimu yang telah durhaka kepada anakmu sebelum ia durhaka kepadamu, dan kamu berbuat buruk kepadanya sebelum ia berbuat buruk kepadamu

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar